Iklan IT
Selasa, 24 Juli 2012
Instalasi Dual Booting OS Linux , Ubuntu dengan Windows XP , cara Martisi dan Istalasi
Haduh pusiiiing gara – gara ngidam pengen instalasi Os ( Operasi system ) Ubuntu eh
sekarang bisa jalanin Os Ubuntu di kompi ane , senengnya
, soalnya sudah ngidam
Ubuntu dari kemarin eh sekarang sudah terlaksana,kata orang sich susah nginstal OS dual
booting di beda OS eh ternyata radhak susah wakakwkakwakaka bagi saya se , mungkin
bagi yang biasa atau yang punya otak encer se , gampang wae ..
Sebelumnya saya terimah kasi kepada mas samosir ( samosir.wordpres.com ) atas
infonya buat sharing artikel Pegel Linuxnya dan juga Pak dar , buat mengajari martisi
Linux ngahahah ? soalnya gua goblok banget sudah kuliah tapi ngak tahu soal partisi hiiii
malunya T_T .
Yang dibutuhin buat menginstal Os Ubuntu ialah
- Minimal komputer Anda berspesifikasi RAM (memory) 256 MByte dan
menyisakan ruang kosong harddisk 5 GB untuk Ubuntu ( saya 10 GB dikompi
saya). Dalam praktek, saya menggunakan CD Ubuntu 7.04 (Feisty Fawn),
harddisk 40 GB yang telah terisi Window$ (sisanya saya instalasikan Edubuntu
namun sekarang saya timpa dengan Ubuntu terbaru), menggunakan RAM 512
Mbyte, dan prosesor Intel prosesor 2,4 Ghz.spesifikasi yang direkomendasikan
oleh Linux Ubuntu , dan say abaca di Bungkusnya juga sama
TENTANG PARTISI DAN FILE-SYSTEM
Untuk menginstalasi sistem Dual booting Booting Anda harus mengerti konsep
tentang partisi dan file-system. Sekadar memberitahu Anda, partisi adalah suatu bagian
harddisk tempat “mewadahi” kerja program sistem-operasi. Bila sistem-operasinya
berbeda maka bentuk partisinya pun berbeda, karena cara kerja tiap sistem operasi
berbeda. Bentuk (format) partisi ini dinamakan file-system. Filesystem Linux ( Linux
Ext2) berbeda dengan Windows ( NTFS ). Saya umpamakan Linux sebagai direktur
toko swalayan, tentu tempatnya bekerja adalah lingkungan toko swalayan. Sedangkan
Window$ saya umpamakan sebagai ketua kantor pajak, tentu tempatnya bekerja adalah
lingkungan kantor pajak. Pada kenyataannya Linux hanya bisa bekerja dengan baik di
atas harddisk dengan format file-system berjenis extended (ext2 dan ext3) serta jenis
Reiser, sedangkan Window$ hanya bisa bekerja di atas file-system jenis NTFS dan
FAT32. Jadi pada praktek ini, sebelum kita menginstalasi Linux di harddisk, kita harus
membuat partisi dengan filesystem ext2.Selain itu, sistem operasi hanya bekerja di atas
partisi Primary, bukan Extended. Extended biasanya digunakan untuk menyimpan data.
Perhatian! back-uplah data-data Anda. Semua data bisa terhapus apabila Anda
melakukan kesalahan. Saya tidak memberi jaminan apapun kepada Anda.
Urianya begini .. ? di dalam computer saya mempunyai 3 Drive yaitu
C : [ syetem windows ] [ D : Data ] [E : Data ] .
Langkah Pertama ialah Back Up data anda yang berada diDrive E : mengapa saya
mengasumsikan untuk Drive E, Karena Drive E akan dipartisi lagi untuk Format Linux
beserta swapnya ,setelah itu Formatlah drive E: sebelum anda membagi partisi (
Merizise)
Setelah itu pecahlah Drive E: menjadi 3 bagian yaitu , 1 GB buat swap Linux ,
selanjutnya buatlah Partisi lagi buat system Linux dan buat space Linuxnya maksimal 5
GB , didalam kompi saya , menggunakan 10 GB ..
Jika langkah diatas sudah dijalankan semua , maka langkah selanjutnya ialah memasukan
CD Ubuntu ke CD ROOM kompi anda ..
Sambil mencoba gimana sich Dekstopnya Linux kliklah Instal pada icon install di layer
Dekstop , Tunggulah beberapa saat sampai 100 % jika sudah , otomatis Komputer anda
akan Restart dengan sendirinya … , jika sudah selesai booting maka akan menampilkan
gambar berikut :
.
Pilihlah Maju untuk meneruskan instalasinya kalo anda memlilih bahasa Indonesia
makan yang anda temui ialah Next
Setelah itu aturlah waktu yang anda tentukan sesuai keadaan anda islatalasi
Di jendela berikutnya pilihlah lay-out keyboard “U.S English” sebagai standar
internasional..
.
kemudian kita akan menjumpai jendela dialog pilihan cara bagaimana kita akan
mempartisi harddisk kita. Pilihlah cara Manual. Lalu klik “Maju”.
Karena kita sudah mempartisi Drive tersebut , jika anda memilih yang diatas maka
system OS XP anda akan dihapus dan tidak bisa Dual boting lagi . selanjutnya Maka
akan muncul jendela daftar partisi seperti screeshot di bawah ini. Saya menyorot
(mengeklik) partisi [/dev/hda3] untuk diubah “mount poin”-nya dari posisi [/media/
hda3] menjadi direktori root [/]. Proses “mounting” adalah proses pengaitan alat
penyimpanan ke sistem. Apabila kita membuat “mount poin” berarti kita membuat
semacam tanda agar nantinya partisi yang bersangkutan dikaitkan sesuai derajatnya di
sistem. Direktori root [/] adalah direktori tertinggi dalam struktur manajemen file di
Linux. Maka saya membuat salah satu partisi sebagai root [/]. Direktori
Maju Trus Pantang Mundur he…
Pada jendela berikutnya, kita bisa bermigrasi dari “Document and Setting” milik
kita sebagai user di Window$. Silahkan pilih (tanda cek) dari akun user yang Anda
perlukan. Lalu buatlah sebuah akun user di Ubuntu sebagai tempat migrasinya. Bila
Anda tidak memilih satupun untuk dimigrasikan tidak apa-apa. Klik “Maju”.
Pada tahap berikutnya Anda perlu mengisi nama user Anda di Ubuntu dan
passwordnya. Klik “Maju”.
Berikutnya akan muncul jendela ringkasan setting global yang tadi telah Anda
lakukan. Klik “Install”.
Inilah proses puncaknya. Sistem Ubuntu disalin ke komputer Anda. Di komputer
saya, proses loading ini memakan waktu sekitar dua puluh lima menit,tergantung dari
spesifikasi computer anda
Jika telah selesai, kita akan diberi pilihan me-restart komputer kita atau meneruskan
LiveCD. Mendingan restart aja dari sistem di harddisk. CD installer-nya akan
dikeluarkan secara otomatis.
Selanjutnya Restart dech computer kamu jadi dech … Dual bot linux dengan XP
Itulah sedikit uraian saya , ketika menginstal Dual boot Os , sama diterangkan sama masa
samoir,namun bedanya daya menginstal Osnya menggunakan Bahasa English sedangkan
artikelnya menggunakan Bahasa Indo , ma’af mas samori gambarnya tak incip dikit
Ref by : samosir.wordpress.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar